INFO
๐ŸŽ‰ Novel update setiap hari - Baca 5 bab gratis, VIP bebas iklan selamanya - Gabung Grup Telegram t.me/shortnesia untuk info rilis tercepat !๐ŸŽ‰ Novel update setiap hari - Baca 5 bab gratis, VIP bebas iklan selamanya - Gabung Grup Telegram t.me/shortnesia untuk info rilis tercepat !๐ŸŽ‰ Novel update setiap hari - Baca 5 bab gratis, VIP bebas iklan selamanya - Gabung Grup Telegram t.me/shortnesia untuk info rilis tercepat !๐ŸŽ‰ Novel update setiap hari - Baca 5 bab gratis, VIP bebas iklan selamanya - Gabung Grup Telegram t.me/shortnesia untuk info rilis tercepat !
โ† Kembali ke Detail

4. Berandalan

Kisah Jason si Pemulung: Pengendali Sistem6 menit ยท 1.008 kata ยท Chapter 4/118

Chapter 4 / 118 ยท 3%4. Berandalan
Ukuran huruf
18px

Jason memperhatikan apa yang diberitahukan oleh Sistem padanya. Ia mengingat kata sandi atau PIN untuk mengunakan ATM yang ia miliki.

Setelah tiba saat giliran Jason yang masuk ke bilik mesin ATM, ia pun bergegas masuk.

'Ini adalah pertama kalinya aku menggunakan kartu ATM. Apakah aku bisa menggunakannya? Aku sebenarnya tidak tahu apa-apa,' gumam Jason saat berada di depan mesin ATM.

Tapi ternyata, saat Jason tengah menghadapi situasi yang kebingungan karena tak tahu bagaimana caranya menggunakan mesin ATM, saat itulah Sistem yang langsung menjelaskan pada Jason bagaimana cara menggunakan mesin ATM tersebut.

Karena adanya bantuan dari Sistem, Jason pun dapat dengan mudah menggunakan mesin ATM itu. Dan ketika ia melihat jumlah saldo yang ada di dalam kartu ATM miliknya, ia benar-benar tak menyangka bahwa memang benar ada isi saldo sebanyak satu juta.

'Wah, benar ada isinya. Coba aku ambil, ah...,' gumam Jason, ia awalnya iseng dengan menarik semua saldo sesuai dengan yang ada di dalam kartu ATM miliknya.

Dan beberapa saat kemudian, keluarlah sejumlah uang kertas sesuai yang ia cantumkan tadi.

Jason merasa sangat girang, hingga ia lupa kalau masih banyak orang yang mengantri dan banyak juga orang yang baru saja melihatnya saat berselebrasi kegirangan seperti orang bodoh.

"Woy, Gembel! Cepat keluar kalau sudah selesai!" Terdengar suara seorang pria yang masih dalam antrian berteriak.

Jason akhirnya keluar dari ruangan mesin ATM itu dengan wajah yang sangat bahagia. "Aku bisa beli pakaian, dan makanan enak hari ini. Cihuy...!" seru Jason setelah ia beranjak dari tempat mesin ATM.

Akan tetapi, saat Jason akan kembali ke kolong jembatan, melewati gang yang memang biasanya ia lalui, ia mendapati lagi-lagi sekelompok Anak Berandalan yang biasanya merampas hasil jerih payahnya yang seharian memulung.

Namun hari ini nampaknya para Berandalan itu sudah tahu kalau saat ini Jason baru saja mendapatkan uang yang jumlahnya sangat banyak. Biasanya, dalam sehari, Jason yang berhasil mengumpulkan uang sebesar dua sampai tiga puluh ribu saja, itu sudah termasuk sangat besar baginya. Dan saat para Berandalan itu merampas uang yang hanya dua atau tiga puluh ribu milik Jason, itu juga sudah termasuk pendapatan yang cukup besar bagi mereka.

Dan kali ini, mereka mendapat informasi bahwa tadi Jason baru saja menarik uang dari ATM yang jumlahnya satu juta. Otomatis, rasa bahagia dan rasa ingin merampas dari para Berandalan itu jadi sangat menggebu untuk memiliki uang dengan jumlah yang besar itu.

"Nah, Lo...! Akhirnya datang juga, hahahaha...!" ujar salah satu Berandalan itu, mereka menghadang jalan Jason yang akan pulang ke tempat tinggalnya di kolong jembatan.

Tapi ternyata, kali ini Jason terlihat berbeda. Ia yang sekarang percaya bahwa Sistem akan membantunya, ia biasa saja saat dihadang oleh kelima Berandalan itu.

"Aku kira siapa, ternyata kalian? Minggir...!" Jason terus berjalan dan sempat dengan sengaja menabrakkan bahunya kepada kelima Berandalan yang mencoba menghadangnya itu.

Karena sikap Jason yang dianggap tak menghiraukan keberadaan mereka, itu membuat kelima Berandalan itu sangat marah.

"Kurang ajar, kau! Apakah otakmu sudah tambah geser?! Hem?!" Salah satu dari kelima Berandalan itu mengejar Jason dan mencoba menarik lengannya.

Akan tetapi, saat lengan Jason disentuh, Jason kemudian langsung melakukan pergerakan. Ia segera menangkap tangan orang yang ingin menariknya lalu membanting tubuh orang itu tanpa ampun.

Gedebugh!

Terdengar sangat jelas suara tubuh orang itu yang dengan cepat dibanting oleh Jason hingga langsung tak sadarkan diri.

Kemudian Jason menghentikan langkah kakinya. Ia berbalik badan dan menunjuk sisa empat orang lainnya.

"Kalian semua, sekarang aku sanggup mengalahkan kalian sekaligus! Lihatlah, apa yang telah aku lakukan padanya," ujar Jason, ia menunjuk ke arah orang yang tadi ia banting hingga tak sadarkan diri.

Keempat Berandalan itu sempat terkejut, mereka juga sempat mundur beberapa langkah karena menyaksikan orang yang mereka tunjuk sebagai ketua dalam kelompok mereka berhasil ditumbangkan dengan satu gerakan oleh Jason.

"Halah...! Kau hanya sendirian. Ayo teman-teman, kita serang dia bersamaan. Dan kita ambil uang yang tadi ia dapatkan dari mesin ATM!" seru salah satu rekan dari Berandalan yang tersisa.

Karena mendengar ucapan itu, ketiga orang Berandal yang lainnya pun terpengaruh. "Benar, kita berempat. Dan dia sendirian. Walaupun Bos kita memang yang paling kuat, tapi Bos kita juga mengakui kalau dia tidak sanggup jika harus melawan kita berempat secara bersamaan. Jadi, ayo maju...!"

Keempat orang itu akhirnya maju menyerang Jason. Saat keempat orang itu baru saja mau maju, ternyata Jason mendapat satu pemberitahuan lagi dari layar utama Sistem miliknya. Pemberitahuan itu mengatakan bahwa, apakah Jason akan menerima misi dadakan, atau tidak? Misi dadakan yang dimaksud sistem adalah mengalahkan kelima Berandalan itu.

Yang membuat Jason sangat tertarik adalah, ketika ia membaca rincian tentang hadiah yang akan ia dapatkan jika berhasil menyelesaikan misi dadakan ini. Dikatakan oleh Sistem bahwa ia akan mendapatkan saldo lagi sebanyak dua juta jika berhasil menyelesaikan misi dadakan tersebut.

Dan karena Jason sangat tergiur dengan yang namanya uang, ia dengan cepat menekan tombol setuju untuk menerima misi dadakan ini.

'Aku sudah terlanjur menerima tugas ini. Kalau begitu baiklah. Sistem, apa yang harus aku lakukan?' tanya Jason pada sistem.

Sistem langsung menjawab, "Jason bisa mengunduh teknik bela diri. Dan bisa langsung menguasai beberapa teknik dengan cara membayar menggunakan saldo yang Jason miliki."

'Waduh...? Tadi saldo yang aku miliki sudah aku tarik semuanya lewat mesin ATM.'

"Tenang saja, Sistem memiliki kantung kredit. Jadi Jason bisa berhutang dulu. Dan nantinya sistem akan dipotong secara otomatis saat saldo yang Jason miliki sudah bertambah."

Jason benar-benar merasa bahwa dirinya yang saat ini terasa seperti orang yang paling beruntung sejagat raya.

'Kalau begitu Sistem, aku akan berhutang padamu. Sekarang cepat berikan aku kekuatan untuk melawan para Berandal ini.'

"Baik, Sistem akan memenuhi permintaan Jason. Jason akan menguasai teknik dasar ilmu bela diri. Jason juga akan menguasai semua elemen yang ada di dunia ini. Silahkan Jason gunakan dengan bijak kekuatan yang telah Sistem berikan."

Tubuh Jason tiba-tiba terasa bergetar sesaat. Dan setelah getaran itu menghilang, Jason yang saat ini akan dikeroyok oleh keempat Berandalan merasakan bahwa tubuhnya seperti bergerak sendiri.

Bam, bam, bam...!

Jason yang dikeroyok, justru ialah yang berhasil memukul lawan-lawannya satu persatu menggunakan kepalan tangan kanan dan kirinya.

"Argh...! Sialan kau...!" terdengar suara teriakan dari keempat Berandalan yang saat ini tubuhnya tersungkur di tanah, akibat serangan sigap yang baru saja Jason lakukan.

Rekomendasi SponsorAds
Native Banner 4:1 - loading...

- Akhir Chapter -